Rabu, 26 April 2017

Pariwisata Universitas Riau Angkatan 2010



Inilah wajah-wajah mahasiswa jurusan Pariwisata angkatan 2010 Universitas Riau. Dokumentasi ini diambil pada saat malukan praktik guiding mata kuliah Bahasa Indgrris Profesi I bersama Mom Afisi (Dosen Bahasa Inggris Paling Kece). Praktik guiding ini dilakukan di kampus Universitas Riau. Waktu itu agak gak terima kalau praktenya hanya dikampus. pengennya ke luar kampus. Tapi setelah dipikir-pikir ada gunanya juga kalau praktik ini dilakukan dikampus. Apa gunanya? gunanya adalah yang pertama, kita jadi lebih tau tentang sejarah, denah, rute dan segala hal tentang kampus. Masak ngakunya mahasiswa Universitas Riau tapi tidak tau tentang seluk beluk Universitas Riau. terus yang kedua, sebagai salah satu objek wisata edukasi, praktik ini perlu dilakukan dikampus agar jika suatu saat dapat tamu yang ingin berkunjung ke Universitas Riau kita sudah siap. Nah yang ketiga, bisa pamer-pamer dong dengan mahasiswa lain yang tidak punya pakaian uniform se kece kami ini. hahaha. Ah! itu semua sudah menjadi kenangan. Semoga kita semua bisa sukses dan Video ini akan terus menjadi pengingat antara kita.
Terakhir saya coba absen satu satu ya nama-namanya satu persatu. Alditia, Ramla, Siti, Damara, Ari Comel, Ides, Vina, Nindi, Nelvi, Herix, Habib, Prio, Nita, Titi, Tini, Tina, Hery, Nadia, Heln, Nety, Irta, Sri, Rico, Okta, Cindy, Rya, Zannah, Tika, Tari, Fitri, Mira, Ryan, Wawan dan Chandra

Senin, 13 Februari 2017


ASIAN AFRICA CARNIVAL 2016 BANDUNG


Begini jadinya kalau punya pemimpin yang respect terhadap Pariwisata. Selalu ada cara kreatif untuk mengundang minat wisatawan untuk berkunjung ke Bandung yang tentunya akan memberi dampak positif terhadap ekonomi masyarakat. Dan yang paling penting budaya dan sejarah terus terjaga lewat event ini. Masyarakat terlihat begitu antusia dalam mengikuti acara ini. Berbagai perwakilan dari setiap daerah di Jawa Barat turut mengirimkan perwakilan untuk ikut pawai dan menampilkan berbagai macam hiasan yang menarik yang bertemakan burung. Bisa dikatakan ini merupakan bentuk pesta rakyat diera sekarang ini. Terus berkarya pak Emil (Ridwan Kamil). Semoga masih stay di Bandung untuk Asian Africa Carnifal berikutnya. #MajuTerusPariwisataBandung. 

Mimpiku dan LPDP mengantarkanku lanjut S2 Pariwisata ITB

Kurang lebih 2 tahun bekerja diperusahaan tour and travel sebagai tour operator, Akhirnya saya memutuskan untuk berhenti dan memilih lanjut study kejenjang Master Degree. Karena sejak awal memang saya hanya berniat mencari pengalaman didunia kerja. Tentu memutuskan untuk lanjut study apalagi kejenjang master sangat sulit bagi saya dan penuh pertimbangan yang matang. Selain biaya yang sangat mahal dan juga tingkat kesulitan dalam proses mengikuti kuliahnya akan jauh lebih susah dibandingkan dengan jenjang strata (S1). Selain itu juga pada dasarnya saya sudah nyaman dengan dunia kerja yang saya sebagai tour operator. Karena tour operator adalah bidang saya. Saya menikmati setiap pekerjaan yang saya miliki. Ditambah lagi saya juga merupakan anak terakhir dikeluarga saya. Tiga saudara saya sudah berkeluarga. Mereka sudah sibuk dengan urusan keluarga masing – masing. Otomatis orang tua saya hanya berharap kepada saya untuk dapat meringankan beban ekonomi keluarga. Sangat berat bagi saya untuk memutuskan lanjut kuliah atau tidak. Tapi karena saya punya mimpi besar. Saya harus berani ambil resiko. Saya memiliki mimpi yang lebih besar dan bisa berkontribusi lebih terhadap dunia pariwisata di Indonesia.
Setelah mempertimbangakan segalanya, saya mencoba berdiskusi dengan pihak perusahaan dimana tempat saya bekerja dan juga keluarga. Awalnya keluarga sempat shock dengan keputusan saya. Karena mereka pasti bingung bagaimana dengan biaya pendidikan saya nantinya. Karena waktu S1 saja orang tua saya sudah tertatih-tatih membiayai kuliah saya. Untungnya waktu itu saya mendapat beasiswa Bidikmisi di Universitas Riau. Dan hingga akhirnya saya bisa menyelesaikan kuliah saya. Terus bagaimana dengan S2 saya? Saya mencoba meyakinkan mereka bahwa saya tidak akan meminta sepersen pun untuk biaya kuliah S2 saya. Saya akan mendapat beasiswa penuh untuk S2. Dan akhirnya restu keluarga pun menyertai.
Saya mencoba ikut seleksei beasiswa dari Kementrian Keuangan atau LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Berbagai syarat admisnistrasi saya lengkapi dan juga rangkaian test juga saya ikuti. Tapi Allah berkehendak lain. Saya Gagal ditest wawancara. Namun itu tidak menyurutkan semangat saya. Saya akan coba seleksi berikutnya. Dan  Puji Syukur akhirnya diseleksi kedua ini saya lolos dan bisa meraih beasiswa yang saya dambakan. Tepat 10 Maret 2016 saya resmi ditetapkan sebagai awardee (penerima) beasiswa LPDP. 1 Bulan berikutnya saya dipanggil untuk mengikuti program Pengayaan Bahasa di Universitas Pendidikan Indonesia selama 6 bulan. Diprogram pengayaan bahasa ini saya mempersiapkan segala sesuatunya untuk masuk universitas. Mulai dari pencapaian skor TOEFL, Skor TPA dan berbagai persyaratan administrasi masuk Universitas. Dan kahirnya tepat pada tanggal 10 Desember 2016 saya resmi diterima Di Institut Teknologi Bandung di Jurusan Planologi Kepariwisataan. Saat ini saya sedang menjalani kuliah. Saya mohon doanya agar kuliah saya lancar dan selesai tepat pada waktunya dengan nilai yang baik dan selanjutnya saya bisa mengabdi dibidang Pariwisata untuk Indonesia.
Ditulisan berikutnya saya akan coba sharing pengalaman saya tentang proses mendapatkan beasiswa LPDP. Semoga bermanfaat. 

Jumat, 10 Februari 2017

TICKETING RESERVATION

Kali ini saya akan menulis tentang Ticketing Reservation. Sebeleum menjabat sebagai tour operator diperusahaan saya yang dulu, saya sempat 3 bulan dibagian ticketing. Menguasai bidang ticketing adalah hal mendasar bagi sesorang untuk bisa bekerja di sebuah industri tour and travel. 
Ticketing adalah kegiatan melayani pemesanan customer yang akan melakukan pemesanan tiket pesawat mulai dari reservasi (pemesanan), booking, dan sampai ke Issued (Confirmed Ticket). Seorang Ticketing harus secara lugas dan infomatif dalam menyampaikan infomasi tentang jadwal penerbangan, rute penerbangan, jumlah seat yang masih available, dan juga harga tiket kepada customer. Jangan sampai terjadi kesalahan dalam penyampaian informasi kepada customer terutama mengenai harga karena itu akan berakibat fatal dan bisa bisa kita "nombok" atau mengganti selisih harga sebenarnya dari harga yang kita jual kepada customer. Intinya sangat dibutuhkan ketelitian yang yang tinggi bagi seorang ticketing.
Seorang ticketing juga harus paham tentang peraturan penerbangan dari setiap airline yang bekerjasama dengan tour and travel kita. Mulai dari ketentuan refund, reschedule, assurance, dan juga tentang barang bawaan yang akan dibawa oleh penumpang dibagasi atau kabin pesawat. Dan hal yang paling penting dari seorang ticketing adalah sikap ramah dan sopan hal ini dianjurkan untuk menjaga kenyaman dan kepuasan customer. dan terakhir sikap sabar. seorang ticketing harus sabar dalam menghadapi customer karena setiap customer memiliki watak yang berbeda. Adakalanya kita akan mejumpai customer yang judes terutama jika terjadi kesalahn dalam pemesanan atau kesalahan diluar kendali seperti pembatalan penerbangan dari pihak maskapai dan lain lain. Seorang ticketing dianjurkan untuk tetap tenang dan juga sabar dalam melayaninya. 
Demikian tulisan saya tentang ticketing reservation. Semoga bermanfaat. 

Kamis, 09 Februari 2017

BEKERJA SEBAGAI TOUR OPERATOR 

Setelah lulus dari jurusan Pariwisata Universitas Riau tahun 2014. Saya melamar pekerjaan disebuah perusahaan Tour and Travel di Pekanbaru dengan posisi sebagai Tour Operator. Saya bekerja diposisi ini kurang lebih 2 tahun. Secara teori, tour operator adalah orang yang melakukan perencanaan sekaligus menyelenggarakan kegiatan perjalanan wisata atas inisiatif dan risiko sendiri dengan tujuan mengambil keuntungan dari kegiatan tersebut. Tour operator bertugas menyusun paket wisata dan menyiapkan segala hal yang dinbutuhkan oleh customer mulai dari tiket, akomodasi, transportasi, meals, hingga list objek wisata yang akan dikunjungi sesuai permintaan customer. 
bekerja diposisi ini menurut saya menyenangkan dan penuh tantangan. kita ditantang unutk berpengetahuan atau wawasan yang luas dan juga memiliki link yang luas. berpengetahuan luas dalam artian harus mengetahui seluk beluk suatu daerah atau objek wisata mulai dari accessnya, moda transportnya, lama perjalanan dari bandara ke objek wisata atau dari objek wisata yang satu ke objek wisata yang lainnya, restaurant disekita objek wisata dan lain sebagainya. Intinya harus mengetahui medan area dari kawasan wisata yang akan dituju  baik domestic maupun luar negeri. Demikian juga halnya dengan link yang luas. seorang tour operator harus memiliki link atau mitra yang luas. mulai dari link dengan hotel, restaurant, PO transportasi dan juga tour operator local destiantion. 
Seorang tour operator juga ditantang untuk memiliki jiwa negosiasi yang baik. karena dengan memiliki jiwa negosiasi yang baik maka akan dapat menarik minat calon customer untuk memakai jasa kita dalam melakukan perjalanan wisata. 
Dan yang paling menarik dari tour operator adalah selain memiliki pengetahuan dan link yang luas. adakalanya jika rombongan memiliki jumlah peserta yang banyak, kita akan terlibat dalam penyelengaraan perjalanan wisata atau disebut sebagai tour leader. Beberapa rombongan yang pernah saya handle dalam perjalanan wisata seperti ke Malaysia, Singapore, Sumatera Barat, Bandung dan Yogyakarta. Intinya "sudah sapat jalan-jalan gratis, digaji lagi." Gimana? Tertarik jadi tour operator???


Rabu, 08 Februari 2017

KURIKULUM ATAU DAFTAR MATA KULIAH PARIWISATA UNIVERSITAS RIAU


Seperti janji saya ditulisan blog sebelumnya, saya akan memposting tulisan tentang kurikulum jurusan pariwisata yang ada di Universitas Riau. Kurikulum yang saya posting ini adalah semasa saya kuliah tahun 2010 - 2014. mungkin akan ada perubahan kurikulum namun saya yakin perubahannya tidak begitu banyak dan tentunya tetap tidak keluar dari jalur ilmu kepariwisataan. Dan saya hanya memposting mata kuliah sesuai konsentrasi yang saya ambil saja yaitu konsentrasi Management Tour and Travel.
Total sks yang harus ditempuh adalah 142 sks agar memenuhi syarat untuk sidang akhir.

Semester I
Bahasa Inggris I
Bahasa Jepang
Bahasa Mandarin
Dasar-Dasar Akuntansi
Dasar-Dasar Ilmu Administrasi
Pengantar Antropologi
Pengantar Sosiologi
Pengantar Pariwisata
Pengantar Ilmu Ekonomi
Tata Operasi Darat

Semester II
Bahasa Inggris II
Peraturan Kepariwisataan
Reservation Handling
Dokumen dan Pasasi Perjalanan
Aplikasi Komputer Bisnis
Geografi Pariwisata
Cargo
Kprespondensi Bisnis
Ticketing
Auditing

Semester III
Bahasa Inggris Profesi I
Psikologi Pelayanan Sosial
Pabean, Migrasi dan Karantina
Geografi Penerbangan
Ekologi Pariwisata
Kebudayaan International
Sosiologi Industri
Wisata Bahari
Pemandu Wisata I
Pemasaran Pariwisata I

Semester IV
On the job training atau Magang (Full 1 semester)

Semester V
Bahsa Inggris Provesi II
Manajemen Sumber Daya Manusia
Operasioanl Bisnis MICE
Cashiering
Sistem Informasi Manajemen
Perencanaan Operasioanl Perjalanan I
Teknik Supervisi
Etika Komunikasi Bisnis
Kapita Selekta Pariwisata
Hygiene Sanitasi Keselamatan Kerja

Semester IV
Manajemen Kualitas Pelayanan
Pemandu Wisata II
Pemasaran Pariwisata II
Perencanaan Operasioanl Perjalanan II
Manajemen Tour Operator
Metode Penelitian I
Promosi Destinasi Pariwisata
Manajemen Keuangan

Semester VII
On the job training II atau Magang (Full 1 semester)

Semester VIII
Proposal Penelitian
Studi Kelayakan Bisnis
Tugas Akhir

Itulah daftar mata kuliah Pariwisata UR yang saya ambil saat kuliah dulu. dan itu belum termasuk mata kuliah umum. Semoga bermanfaat dan menjadi gambaran bagi yang mau masuk jurusan Pariwisata UR dan jadi pengetahuan bagi yang selama ini bertanya-tanya "jurusan pariwisata itu belajar apa aja sih?" nah ini dia jawabannya. 



Selasa, 07 Februari 2017


KULIAH DIJURUSAN PARIWISATA ITU SERU!


Saya Sarjana lulusan D4 Pariwisata Universitas Riau (UR). Prodi Pariwisata di UR berada dibawah naungan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik. Pariwisata UR memiliki dua konsentrasi yaitu konsentrasi Management Tour and Travel dan Konsentrasi Management Perotelan. Akreditasi Prodi Pariwisata masih B sejak tahun 2013 - 2018 oleh BAN PT. Dosen-dosen prodi Pariwisata UR cukup berkompeten. Rata-rata lulusan S2 Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dan S2 Pariwisata UGM, selain itu juga ada yang lulusan S2 Pariwisata Trisakti. selain dosen dari akademisi, prodi pariwisata juga memiliki dosen dari kalangan praktisi seperti pengusaha tour and travel, hotel, chef profesional, penggiat desa wisata, ground handling cargo, dan banyak lagi. walaupun sebanarnya masih butuh penambahan Dosen demi meningkatkan mutu atau kualitas jurusan Pariwisata UR sendiri. Pariwisata UR juga didukung dengan Laboratorium Pariwisata yang cukup memadai untuk digunakan sebagai kelas Praktek.
Saat ini alumni Pariwisata UR telah banyak bergelut didunia kerja mulai dari PNS dilingkungan didinas Pariwisata, sebagai Dosen di perguruan tinggi Pariwisata, Guru SMK Pariwisata, Tour Operator, Tour Leader di Tour and Travel, Manager dan officer di Hotel, researcher/peneliti Pariwisata dan konsultan pariwisata baik di instansi kementrian pariwisata ataupun swasta.
Melihat peluang yang sangat besar disektor Pariwisata dewasa ini, saya yakin jurusan ini akan meiliki peminat yang terus meningkat. di Indoensia sendiri, Beberapa universitas ternama di Indonesia telah menyediakan jurusan pariwisata. dijenjang S1 ada di Universitas Riau, Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Pertanian Bogor (Ekowisata), Universitas Udayana, dan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung sementara dijenjang S2 ada di Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Udayana, dan Sekolah tinggi Pariwisata Bandung. 
Keuntungan kuliah di jurusan pariwisata itu banyak sekali. Selain mendapat ilmu banyak dari materi kuliah, kita juga diimbangi dengan praktek secara langsung. Mata kuliah yang ditawarkan juga sangat menarik dan tidak membosankan. Diprodi Pariwisata UR sendiri beberapa mata kuliah yang ditawarkan seperti Wisata Bahari, Ekowisata, Pemasaran Pariwisata, Tour Guiding, Perencanaan Operasional Perjalanan Wisata (Domestik dan International), Psikologi Pariwisata, Sosiologi Industri Pariwisata, samapi kepada Studi kelayakan bisnis pariwisata. Untuk kurikulum prodi pariwisata lebih lengkapnya akan saya post di blog berikutnya. Pariwisata UR juga memiliki program On the job training (Magang) selama 2 semester di industri ataupun instansi pariwisata,bahkan ada yang magang di Kementrian Pariwisata. Yang paling menarik adalah field trip (kuliah lapangan) ke objek wisata di Indonesia sebanyak 2 kali selama studi. Zaman saya kuliah, field tripnya ke Dumai, Bukittinggi, Bandung-Bogor-Jakarta dan ke Jogja-Solo. Memang jalan-jalan terus. "kalau gak jalan-jalan ya bukan pariwisata namanya". berikut ini beberapa dokumntasi kuliah lapangan dan field trip saat saya kuliah dulu.



Dokumentasi saat Yudisium Pariwisata FISIP UR


Dokumentasi saat kuliah lapangan ke Dumai


Dokumentasi saat kuliah lapangan ke Bandung-Bogor-Jakarta


Dokumentasi saat Study Banding Ke Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung


Dokumentasi saat field trip ke Jogja-Solo

Dokumentasi saat kuliah lapangan ke Bukittinggi (lokasi : Puncak Lawang)

Intinya, Kuliah di Pariwisata sangat menyenangkan. Santai tapi serius. di jurusan ini kita bisa belajar sambil bermain dan berpetualang. Jangan kawatir masalah peluang kerja. peluang kerja Pariwisata saat ini sangat banyak. Bahkan saat ini pariwisata menjadi sektor kedua terbesar penyedia lapangan kerja di dunia. dan yang gak kalah penting adalah kuliah dijurusan pariwisata cewek-ceweknya cantik-cantik dan cowok-cowoknya ganteng-ganteng. Pasti gak bakal nyesel. Jadi masih mikir milih jurusan Pariwisata?

Untuk lebih lengkapnya tentang jurusan Pariwisata Universitas Riau, bisa kunjungi di Website unri.ac.id